18 06 2009

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM AC

”Kompresor Tipe Double Piston”

Disusun oleh  :

Lukman Faisal                       (06509134064/M)

Dyan Wahyudi                       (06509131023/M)

Arif Wahyudiyanto                 (06509134028/M)

Jumarwan                               (0550913/M)

JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2009

KOMPRESOR DOUBLE PISTON

  1. TUJUAN

Setelah selesai mengikuti praktik diharapkan mahasiswa :

  • Mampu membongkar dan memasang kembali unit kompresor tipe double piston
  • Mampu menggambar konstruksi kompresor tipe double piston dan komponen-komponennya
  • Mampu menjelaskan kondisi komponen kompresor tipe double piston
  • Mampu menjelaskan cara kerja kompresor tipe double piston
  1. DASAR TEORI

AC merupakan alat yang dimanfaatkan untuk mengkondisikan suhu udara suatu ruangan  sesuai  dengan keinginan pemakai ruangan. AC dibagi menjadi dua jenis yaitu Heater dan Cooler. Heater merupakan alat yang dimanfaatkan untuk menghangatkan ruangan. Biasanya banyak dimanfaatkan di daerah yang bertemperatur dingin. Sedangkan Cooler merupakan alat yang dimanfaatkan untuk mendinginkan ruangan. biasanya digunakan untuk daerah yang tropis seperti Indonesia.

Cooler dalam melakukan pendinginan melakukan siklus menggunakan fluida (refrigerant) yang disebut dengan siklus pendinginan yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. kompresor melepaskan refrigerant yang bertemperatur tinggi dan bertekanan tinggi karena menyerap panas dari evaporator ditambah panas yang dihasilkan kompresor saat melakukan langkah pengeluaran (discharge stroke)
  2. gas refrigerant ini mengalir ke dalam condensor.  Di dalam condensor, gas refrigerant mengembun kembali menjadi cairan. Akibat adanya pelepasan panas pada system ke lingkungan.
  3. Cairan refrigerant ini mengalir ke dalam receiver yang menyimpan dan menyaring cairan refrigerant sampai evaporator memerlukan refrigerant.
  4. Expansion valve merubah cairan refrigerant menjadi cairan yang bertemperatur dan bertekanan rendah.
  5. Cairan refrigerant ini kemudian mengalir ke dalam evaporator. Sehingga secara tidak langsung refrigerant berhubungan langsung dengan udara ruangan dan terjadi penyerapan panas oleh refrigerant.
  6. Akibat panas yang diserap refrigerant kembali menjadi gas dengan temperatur lebih tinggi dari temperatur sebelum masuk evaporator. Gas refrigerant ini kemudian kembali masuk ke kompresor, begitu seterusnya.

Dalam siklus diatas, salah satu komponen utama yang diperlukan adalah kompresor. Kompresor adalah pompa yang menaikkan tekanan refrigerant sekaligus temperaturnya. Kompresor dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah kompresor tipe double piston.  Kompresor tipe double piston yaitu kompresor yang konstruksinya terdiri 2 piston (double). Dalam tipe double piston ini, putaran crank shaft diubah menjadi gerakan piston bolak-balik. Saat bergerak dari  TMA ke TMB terjadi proses pengisapan refrigrant dari evaporator dalam bentuk gas bertekanan rendah dan bersuhu rendah dan saat bergerak dari TMB ke TMA terjadi proses penekanan dan kenaikan tekanan dan suhu refrigrant. Proses penaikan tekanan dan suhu dari evaporator ke kondensor menjadi tugas kerja kompresor dalam sistem AC.

  1. DATA PENGAMATAN

Dari hasil pengamatan pada waktu kami melakukan praktikum didapat gambar dan kondisi komponen sebagai berikut :

Gambar 1. Kompresor Double Piston
Gambar 2. Pompa pelumas
Katup tekan
Gambar 3. Katup
Gambar 4. Piston

Gambar 5. Saluran D dan S

Kondisi komponen :

  • Katup isap                    : Tidak ada atau hilang
  • Pompa pelumas            : Rusak (Dilihat dari permukaannya)
  • Piston                           : Permukaan piston yang tidak rata, banyak terdapat

goresan

  • Poros engkol                : Masih baik
  • Saluran D dan S           : Masih baik
  • Stoper                          : Masih baik
  • Katup tekan                 : Tidak berfungsi dengan baik ( Satu berfungsi sedangkan

yang satu tidak berfungsi )

  1. ANALISIS DAN PEMBAHASAN
    1. Cara kerja kompresor tipe double piston

Refrigerantt masuk dari suction à Ruangan suctian à Saat piston turun maka katup isap akan terbuka, dan akan membuat refrigerant masuk kedalam silinder à Saat piston kembali ke atas maka katup tekan akan terbuka dan akan mendorong refrigerantt keluar ke saluran discharge.

Pada saat piston 1 bergerak ke TMB (Titik Mati Bawah) maka terjadi kevakuman dan akan menghisap refrigerant dalam bentuk gas bertekanan rendah dari evaporator melalui Suction hole (lubang isap), selanjutnya refrigerant akan memenuhi ruang dalam pompa bagian suction hole. Dari situ akan mengalir ke ruang silinder diatas piston 1 melalui lubang kecil dan pada saat katup masuk membuka karena tekanan didalam silinder lebih kecil dari tekanan  refrigran. Refrigrant memenuhi ruang diatas piston . Pada saat piston 1 bergerak ke TMA (Titik Mati Atas) karena putaran poros engkol maka akan terjadi penekanan refrigerant dengan katup masuk tertutup karena terjadi keseimbangan. Tekanan piston akan mengakibatkan katup tekan membuka dan refrigerant mengalir tertekan melalui lubang tekan menuju ruang pompa dan selanjunya mengalir melalui discharge hole menuju ke proses selanjutnya yaitu ke kondensor

    1. Cara kerja pelumasan

Terdapat 2 macam sistem pelumasan pada kompresor double piston ini yaitu :

–         Pelumasan bagian atas piston yang proses kerjanya bersamaan dengan aliran refrigerantt.

–         Pelumasan bagian bawah piston yang cara kerjanya yaitu fluida dari pompa oli à Noken as à  Pena piston à permukaan silinder à bak oli.

    1. Fungsi komponen

Pompa pelumas

Pompa pelumas berfungsi untuk menaikan tekanan pelumas yang digunakan untuk proses pelumasan.

Rumah katup

Rumah katup berfungsi sebagai tempat dudukan daripada katup .

Katup

Katup terdiri dari 2 jenis yaitu katup isap dan katup tekan. Fungsinya sebagai pembuka dan penutup aliran refrigerant yang masuk dan keluar pada ruang piston. Saat terjadi proses isap (gerak piston kebawah/TMB) maka katup isap akan terbuka untuk memberikan saluran masuk refrigerantt ke dalam ruang piston sebaliknya katup tekan akan tertutup. Sedangkan saat terjadi proses tekan (gerak piston keatas/TMA), katup tekan akan terbuka untuk memberikan saluran keluar daripada refrigerant sedangkan katup masuk akan tertutup.

Piston

Piston fungsinya adalah untuk merubah gerakan poros engkol menjadi gerakan bolak- balik. Proses kerjanya yaitu pada saat gerakan piston ke bawah maka saat dimana mengisap refrigerant yang masuk melalui saluran suction, begitu pula sebaliknya pada saat gerakan ke atas, piston melakukan penekanan terhadap refrigerant yang pada nantinya ditekan keluar lewat saluran discharge.

Stopper

Fungsi stopper adalah untuk membatasi besarnya proses pembukaan katup tekan

    1. Analisis kondisi komponen

Katup isap

Katup isap yang hilang banyak disebabkan oleh kurang teliti pada waktu pememasang. Hal ini akan sangat mengganggu kerja daripada kompresor tersebut.

Katup tekan

Katup tekan yang sudah tidak berfungsi dengan baik sering diakibatkan apabila didalam kompresor tidak terdapat refrigerant yang ditampung atau dengan kata lain kompresor sudah lama tidak dipakai, sehingga katup tekan tidak bekerja dengan baik

Pompa pelumas

Kondisi pompa pelumas yang rusak mungkin banyak disebabkan oleh umur komponen itu sendiri. Mungkin saja komponen itu sudah lama di pakai atau dalam proses bongkar pasangnya yang kurang hati-hati. Hal ini mungkin akan sangat berpengaruh pada proses pelumasan kompresor itu sendiri.

Piston

Kondisi piston yang rusak dapat kita temukan pada bagian kepala piston yang sudah tidak rata lagi seperti banyak goresan. Hal semacam ini mungkin banyak diakibatkan oleh komponen yang sudah tua dan kurangnya perawatan. Tentu masalah ini akan mengakibatkan proses yang terjadi pada piston tidak berjalan dengan sempurna.

  1. KESIMPULAN

Setelah selesai melakukan praktek kompresor tipe double piston ini, kesimpulan yang kami dapatkan antara lain :

  • Training objek yang kami pakai praktek komponennya banyak yang sudah rusak  dan hilang. Hal ini mungkin lebih banyak disebabkan pada waktu pembongkaran dan pemasangan yang kurang teliti dan hati-hati.
  • Putaran dari poros engkol diubah menjadi gerakan piston bolak balik untuk mengisap dan menekan refrigerantt yang masuk melalui saluran suction dan yang keluar lewat saluran discharge.
  • Kedua piston tersebut akan bergerak saling bergantian untuk melakukan proses isap dan tekan.
  1. DAFTAR PUSTAKA

– Laporan sementara

– Job sheet sistem AC

– New Step I Training Manual Toyota





18 06 2009

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM AC

”Kompresor Tipe Wankel”

Disusun oleh  :

Lukman Faisal                       (06509134064/M)

Dyan Wahyudi                       (06509131023/M)

Arif Wahyudiyanto                 (06509134028/M)

Jumarwan                               (0550913/M)

JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2009

Kompresor Tipe Wankel

A. Kompetensi :

Setelah melaksanakan praktek mahasiswa di harapkan dapat :

  1. Membongkar dan memasang kembali unit kompresor tipe wankel
  2. Mengetahui konstruksi dan cara kerja unit kompresor tipe wankel.
  3. Mengetahui konstruksi dan cara kerja kopling magnet.
  4. Menggambar sket unit kompresor tipe wankel

B. Dasar Teori

AC merupakan alat yang mampu mengkondisikan suhu udara suatu ruangan  sesuai keinginan pemakai  ruangan. AC di bagi menjadi dua  yaitu heater dan cooler. Heater merupakan alat yang menghangatkan ruangan sesuai dengan keinginan si pemakai, biasanya digunakan pada daerah  yang temperaturnya dingin. Sedangkan cooler merupakan alat yang mendinginkan ruangan sesuai dengan kenyamanan suhu segar manusia. biasanya digunakan untuk daerah yang bertemperatur tinggi.

C. Data Praktek

– Gambar komponen

Gb. Kompresor tipe wankel

Gb. Stator                                                        Gb. Cover belakang

Gb. Pengunci katup                                                             Gb. Rotor

–         Kondisi komponen

Jika dilihat secara fisik kondisi komponen kompresor tipe wankel masih baik tetapi setelah dilakukan pengamatan dan pembongkaran ada beberapa komponen yang sudah tidak ada didalam kompresor tsb diantaranya pressure plate dan komponen kopling magnet sudah tidak utuh.

D.  Analisa dan Pembahasan

– Fungsi komponen

Kompresor tipe wankel adalah kompresor yang bekerja dengan menggunakan rotor berbntuk segitiga sebagai media kompresi dan struktur ruang yang memungkinkan terjadinya pengompresian. Pada drive shaft terdapat dua bandul penyeimbang putaran .pada kompresor tipe wankel terdapat dua katup tekan dan ruang penampung refrigerant

–   Analisis kondisi komponen

Setelah di lakukan pembongkaran dan analisa, ada beberapa komponen yang sudah tidak ada di dalamnya antara lain :

  1. Ring perapat hilang.
  2. Bearing sudah kocak.
  3. Katub buang sudah tidak berfungsi
  4. kondisi komponen sudah berkarat.
  5. kondisi komponen magnet sudah tidak utuh.

– Cara kerja kompresor tipe wankel

Refrijerant atau fluida masuk ke kompresor melalui lubang S (Suction) menuju ke balance .Rotor yang berputar sehingga balance ikut berputar,secara otomatis lubang yang tertutup oleh balance akan terbuka dan fluida pun masuk melalui lubang menuju stator yang disebabkan oleh isapan rotor.Kemudian setelah rotor menghisap,rotor menekan fluida sambil menutup lubang masuk pada stator.Fluida yang ditekan oleh rotor  masuk ke katub buang,kemudian katub buang mengeluarkan fluda lewat saluran D (Dissuction).

E. Kesimpulan

– Dalam satu putaran poros eksentrik menghasilkan dua langkah isap dan dua langkah   tekan.

–  Perbandingan putaran poros eksentrik dengan drive shaft adalah 1:2.

–  Satu kali putaran poros eksentrik mnghasilkan dua kali gaya tekan.

DAFTAR PUSTAKA

TOYOTA-ASTRA MOTOR (1995). New Step 2 Training manual Jakarta: Toyota Astra Motor





18 06 2009

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM AC

”Kompresor Tipe Vane I”

Disusun oleh  :

Lukman Faisal                       (06509134064/M)

Dyan Wahyudi                       (06509131023/M)

Arif Wahyudiyanto                 (06509134028/M)

Jumarwan                               (0550913/M)

JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2009

Kompresor Tipe Vane

A. Kompetensi :

Setelah melaksanakan praktek mahasiswa di harapkan dapat :

  1. Membongkar dan memasang kembali unit kompresor tipe vane.
  2. Mengetahui konstruksi dan cara kerja unit kompresor tipe vane.
  3. Mengetahui konstruksi dan cara kerja kopling magnet.
  4. Menggambar sket unit kompresor tipe vane.

B. Dasar Teori

AC merupakan alat yang mampu mengkondisikan suhu udara suatu ruangan  sesuai keinginan pemakai  ruangan. AC di bagi menjadi dua  yaitu heater dan cooler. Heater merupakan alat yang menghangatkan ruangan sesuai dengan keinginan si pemakai, biasanya digunakan pada daerah  yang temperaturnya dingin. Sedangkan cooler merupakan alat yang mendinginkan ruangan sesuai dengan kenyamanan suhu segar manusia. biasanya digunakan untuk daerah yang bertemperatur tinggi.

Prinsip kerja kompresor tipe vane ini memanfaatkan gaya sentrifugal yang diakibatkan oleh putaran rotor, sehingga vane-vane tersebut bergeser pada arah radial   sehingga ujung-ujungnya bersentuhan dengan permukaan dalam silinder (stator). Akibatnya fluida-fluida dapat dihisap dan ditekan dengan kuat.

C. Data Praktek

– Gambar komponen

Gb. Puly                                                                            Gb. Stator

Gb. Triger valve                                                               Gb. Pressure Plate

Gb. Discarge port

– Kondisi komponen

Kondisi komponen kompresor tipe vane yang di praktekan adalah sebagai berikut :

  1. Pir yang ada di dalam katup pemicu sudah tidak ada
  2. Leher triger valve sudah patah

D.  Analisa dan Pembahasan

– Fungsi komponen

1. Rotor merupakan alat yang berputar dalam kompresor yang berfunsi untuk melemparkan vane ke arah radial sehingga ujung-ujungnya bergesek dengan permukaaan dalam stator.

2. Stator berfungsi sebagai wadah dan tempat terbentuknya tekanan tinggi  refrigerant. Stator dilengkapi dengan saluran inlet dan outlet untuk keluar masuknya refrigerant.

3. pressure plat adalah salah satu alat dalam kopling magnet yang berfungsi sebagai pirngan dimana jika ditarik oleh gaya electromagnet yang ada dalam pully maka akan menghubungkan rotor kompresor dengan putaran mesin, sehingga mengakibatkan mesn berputar

–     Analisis kondisi komponen

  1. pir yang ada didalam katup pemicu sudah tidak ada disebabkan karena adanya kelailaian dari mahasiwa yang tidak teliti, sehingga pir tsb tidak di pasangkan ataupun di sebabkan oleh hal lainnya.
  2. leher triger valve sudah patah disebabkan karena adanya kesalahan pemasangan atau karena benturan dengan komponen yang lain.

– Cara kerja unit

● Saat putaran rendah

Jika AC di ON kan maka listrik akan membangktkan magnet yang ada didalam kopling  magnet dan membuat pressure plat tertarik sehingga menyebabkan berputarnya poros engkol. Sehingga Vane akan terlempar keluar yang disebabkan adanya tekanan dari refrigerant. Pelemparan vane akan menekan dan mengarahkan outlet pada stator menuju penmpung tekanan tinggi, kemudian ke saluran keluar kompresor

● Saat putaran tinggi

Cara kerja pada saat putaran tinggi sama dengan pada saat putaran rendah hanya saja dalam kerjanya vane tidak lagi dibantu oleh refrigerant, tetapi sudah dibantu oleh gaya sentrfugal.

E. Kesimpulan

Dari praktek yang dilakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

  1. Kompresor tipe vane menggunakan vane sebagai pengarah dan pembentuk tekanan pada refrigerant
  2. Dalam meng-ON atau meng-OFF kan AC menggunakan kopling magnet.

DAFTAR PUSTAKA

TOYOTA-ASTRA MOTOR Training manual Heater & Air Conditioning System step





18 06 2009

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM AC

”Kompresor Tipe Multi Piston”

Disusun oleh  :

Lukman Faisal                       (06509134064/M)

Dyan Wahyudi                       (06509131023/M)

Arif Wahyudiyanto                 (06509134028/M)

Jumarwan                               (0550913/M)

JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2009

KOMPRESOR MULTI PISTON

  • KOMPETENSI/TUJUAN
  1. Memebongkar dan memasang kembali unit kompresor tipe double piston
  2. Menggambar konstruksikompresor tipe double piston dan komponen-komponennya
  3. Menjelaskan kondisi komponen kompresor tipe double piston
  4. Menjelaskan cara kerja kompresor tipe double piston

  • DASAR TEORI

Air Conditioning (AC) atau alat pengkondisi udara merupakan modifikasi pengembangan dari teknologi mesin pendingin. Alat ini dipakai bertujuan untuk memberikan udara yang sejuk dan menyediakan uap air yang dibutuhkan bagi tubuh. Penggunaan AC ini sering ditemui di daerah tropis yang terkenal dengan musim panas. Suhu udara pada saat musim panas yang sedemikian tinggi dapat mengakibatkan dehidrasi cairan tubuh yang dapat mengakibatkan kematian. Selain itu, AC dimanfaatkan sebagai pemberi kenyamanan. Di lingkungan tempat kerja AC juga dimanfaatkan sebagai salah satu cara dalam upaya peningkatan produktivitas kerja. Karena dalam beberapa hal manusia membutuhkan lingkungan udara yang nyaman untuk dapat bekerja secara optimal. Tingkat kenyamanan suatu ruang juga ditentukan oleh temperatur, kelembapan, sirkulasi dan tingkat kebersihan udara.

  • DATA PRAKTEK, meliputi :
    • gambar komponen ( utama )

rotor came dan wober plate                                              puli

rear housing (lubang S dan D)                      katup plate dan katup hisap

blok silinder & piston                                      fair plate & stopper

  • kondisi komponen

Æ     Rotor came dan wober                   = masih baik

Æ     Puli                                     = masih baik

Æ     Rear housing (lubang S dan D)        = masih baik

Æ     Katup plate dan katup hisap            = masih baik, sedikit berkarat

Æ     Blok silinder dan piston                   = baik, sedikit ada goresan pada piston

Æ     Fair plate dan stopper                     = cukup baik

  • ANALISIS DAN PEMBAHASAN, meliputi :
    • fungsi komponen

Katup Isap

Katup ini memasukkan gas refrigeran ke dalam silinder atau ruang torak. Daya isap dan kemampuan kompresor bergantung dari kecepatan gerak dan kecapatan udara dari semua bagian yang berhubungan dengan katup ini. Katup ini biasanya terbuat dari baja khusus (compressor valve steel).

Katup Buang

Katup buang bertugas untuk membuang gas-gas keluar dari silinder atau ruang-ruang torak. Katup-katup buang ini biasanya terbuat dari bahanbahan yang sama dengan katup-katup isap

Katup Servis

Katup ini berguan untuk menguji kompresor dan memperbaiki sistem pendingin

Bak Penampungan (Reservoir)

Penampung minyak diperlukan untuk pelumasan semua bagina-bagian. Biasanya bak engkol (crank case) digunakan sebagai bak pemapung minyak, kecuali pada kompresor-kompresor yang besar yang mempunyai sistem pelumasan khusus.

  • analisis kondisi komponen

Berdasarkan dari hasil praktek dan pengamatan yang dilakukan dapat dianalisa bahwa semua komponen pada kompresor tipe ”multi piston” masih baik, dan kompresor tersebut juga masih bisa bekerja dengan baik, dalam artian bahwa kompresor tersebut masih dapat memompakan refrigerant dengan baik. kompresor tipe ini terdiri dari 6 silinder dengan interval 120°, Kedua sisi ujung piston pada tipe ini berfungsi, yaitu apabila salah satu sisi melakukan langkah kompresi maka sisi lainnya melakukan langkah isap.

  • cara kerja unit/sub sistem

®    Udara bebas masuk melalui saluran suction ( S )

®    Pada saat piston bergerak keatas, katup pada plat membuka karena tekanan piston dan udara masuk ke ruang silinder

®    Pada saat udara di kompresikan katup yang ada pada plat stopper terbuka karena tekanan dari piston

®    Udara mengalir keluar melalui saluran desuction ( D )

Pada tipe ini sisi piston yang berfungsi hanya satu sisi saja, yaitu bagian atas. Oleh sebab itu pada kepala silinder ( valve plate ) terdapat dua katup yaitu katup isap (suction) dan katup penyalur (Discharge). Pada langkah turun, refrigerant masuk kedalam ruang silinder dari evaporator, dan pada langkah naik refrigerant keluar dari ruang silinder menuju ke condenser dengan tekanan yang terus meningkat.

  • KESIMPULAN

berdasarkan dari pengamatan dapat di simpulkan bahwa kompresor tipe ”multi piston” masih dapat bekerja dengan baik, dengan alur perjalanan refrigeran dari dan masuk ke kompresor diatur oelh katup pembuang (discharge) dan klep pengisap (suction). Refrigeran keluar melalui katup pebuang dan masuk melalui katup penghisap. Apabila torak bergerak menjauhi katup, maka langkah ini disebut suction-stroke dan tekanan akan berkurang. Oleh karena tekanan didalamkompresor lebih rendah dari tekanan saluran isap, maka uap refrigeran masuk kedalam kompresor. Jika torak bergerak mendekati katup, tekanan didalam kompresornya naik sehingga katup penghisap tertutup. Sedangkan klep buang terbuka menyebabkan uap refrigeran mengalir kesaluran tekan (discharge line) luar. Demikian seterusnya.

  • DAFTAR PUSTAKA
  1. Sumanto. (2000). Dasar-dasar Mesin Pendingin. Andi Offset. Yogyakarta
  2. Teknik Dasar AC. Tim Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
  3. Materi engine group step 2, Jakarta , Toyota Astra Motor





penawaran

26 03 2009

KepadaYth.
Pimpinan Sekolah
Di tempat

Perihal : Proposal Paket Wisata

Dengan hormat,

Untuk melengkapi program perjalanan wisata yang telah berjalan, maka perkenankan kami untuk menyampaikan Proposal Paket Wisata.
Tujuan Paket ini adalah untuk mempererat kebersamaan serta kekeluargaan di antara para siswa, guru dan pimpinan sekolah.
Harapan kami cukup sederhana yaitu semoga Paket yang kami sampaikan ini mampu membuat kesan yang indah bagi perjalanan hidup para peserta.
Demikian sekelumit pengantar dari kami, semoga Bapak/ibu berkenan menjalin kerjasama dengan kami.
Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut, kami mohon kiranya Bapak/ibu berkenan untuk menghubungi kami.

Jakarta, 23 Maret 2009
Salam Bahagia PETIK WISATA

Supriyadi
Marketing Eksekutif
Hp. 0812 – 274 73 919

Hari 1 : Magelang – Bali
Berangkat dari Magelang (lokasi sekolah) pukul 14.30 WIB dengan menggunakan Bus Pariwisata menuju Kota Dewata (Bali). Makan malam (sekitar Ngawi – Jawa Timur) di perjalanan. (mm).

Hari 2 : Jawa Timur – Bali
Peserta Makan pagi di Perjalanan di sekitar daerah Banyuwangi, kemudian menyeberang ke Pulau Bali. Makan Siang dan (check in) di Denpasar dan malam hari istirahat acara bebas (mp-ms-mm)

Hari 3 : Bali Wisata
Makan Pagi di hotel, dilanjutkan menuju Tanjung Benoa untuk bermain jets ski, banana boat, parasailing, pulau penyu (dengan biaya sendiri) dan makan siang di rumah makan setempat. Kemudian dilanjutkan ke perjalanan ke pasar Seni Sukawati dan pusat kerajinan emas dan perak di Celuk.– malam free program (mp-ms-mm).

Hari 4 : Bali Wisata – Magelang
Makan pagi di Hotel, dan Check Out, peserta kami mengunjungi Pusat Oleh-oleh Kaos Jangkrik, Kemudian menuju Pura Uluwatu, makan siang di rumah makan dilanjutkan perjalanan pulang ke Magelang. makan malam di Perjalanan (mp-ms-mm).

Hari 5 : Tiba di Magelang – pagi atau siang hari dan acara tur selesai. Sampai jumpa pada acara berikutnya bersama Petik Wisata.

Harga Paket Per Peserta

TUJUAN

HOTEL

HARGA

Bali
Simpang Inn Hotel, setara
Rp. 825.000

Harga Paket Sudah Termasuk
Bis Pariwisata AC (Karya Jasa dll)
Hotel AC untuk setiap kamar dapat ditempati 4 orang siswa
Tiket ferry dan penyeberangan
Makan & minum sesuai program ( mp–ms–mm).
Parkir, tol, retribusi daerah.
Obat – Obatan ( P3K ).
Tempat wisata masih tentative / bisa berubah
Tip’s supir – Tip’s Pemandu Wisata ( Guide ).
Minimal 50 orang
Harga sewaktu-waktu masih bisa berubah & Jadwal masih bisa berubah
Free of Charge 2 orang guru pendamping untuk setiap 1 bis isi 55 seat

Harga Paket Study Wisata Belum Termasuk
Makan & minum diluar program.
Pemakaian fasilitas telephone ( kecuali room to room ).
Laundry ( cuci pakaian di hotel ), Minibar, Room service.
Tur tambahan di luar program dan kelebihan hari.

Hari 1 : Magelang – Jakarta
Berangkat dari Magelang pukul 14.30 WIB dengan menggunakan Bus Pariwisata AC menuju Jakarta. Makan malam di perjalanan. (mm).

Hari 2 : Jakarta Tur
Pagi hari tiba di Jakarta, setelah mandi dan makan pagi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kemudian peserta kami ajak mengunjungi Dunia Fantasi (Dufan) Makan siang di lokasi setempat. Sore hari menuju ke hotel untuk Istirahat – acara bebas (mp-ms).

Hari 3 : Jakarta – Bandung – Lembang
Setelah makan pagi, pukul 8 peserta check out dan kami ajak untuk mengunjungi Cihampelas Bandung dan Kebun Strawberry. Makan siang di lokasi setempat, sore hari Check in di Vila Melati Putih / penginapan Lembang dan Malam hari free program – jika tidak hujan api unggun + jagung bakar + wedang jahe (tentative) (mp-ms-mm).

Hari 4 : Lembang – Magelang
Setelah makan pagi pukul 07.00, peserta Check Out dan kembali ke Magelang. Makan siang di perjalanan dan malam hari tiba di Magelang, Sampai jumpa pada acara berikutnya bersama Petik Wisata. (mp-ms)

Harga Paket Per Peserta

TUJUAN

HOTEL

HARGA

Magelang – Jakarta – Lembang
Ø1 Wisma Pencak Silat setara
Ø Villa Melati Putih Lembang
Rp. 775.000

Harga Paket Sudah Termasuk
Bis Pariwisata AC
Hotel / Penginapan untuk setiap kamar dapat ditempati 4 siswa
Makan & minum sesuai program ( mp–ms–mm).
Parkir, tol, retribusi daerah.
Obat – Obatan ( P3K ).
Tempat wisata masih tentative / bisa berubah
Tip’s supir – Tip’s Pemandu Wisata ( Guide ).
Minimal 50 orang
Free of Charge 2 orang guru pendamping untuk setiap 1 bis isi 55 seat

Harga Paket Study Wisata Belum Termasuk
Makan & minum diluar program.
Pemakaian fasilitas telephone ( kecuali room to room ).
Laundry ( cuci pakaian di hotel ), Minibar, Room service.
Tur tambahan di luar program dan kelebihan hari.

Hari 1 : Magelang – Jakarta
Berangkat dari Magelang pukul 14.30 WIB dengan menggunakan Bus Pariwisata AC menuju Jakarta. Makan malam di perjalanan. (mm).

Hari 2 : Jakarta Tur
Pagi hari tiba di Jakarta, setelah mandi dan makan pagi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kemudian peserta kami ajak mengunjungi Monumen Nasional (Monas) Makan siang di lokasi setempat. Sore hari menuju ke hotel untuk Istirahat – acara bebas (mp-ms).

Hari 3 : Jakarta – Puncak Bogor
Setelah makan pagi, pukul 08.00 peserta check out dan kami ajak untuk mengunjungi Kebun Raya Bogor dan Taman Safari di Cisarua. Makan siang di lokasi setempat, sore hari Check in di Penginapan Puncak Bogor dan Malam hari free program (mp-ms-mm).

Hari 4 : Puncak Bogor – Magelang
Setelah makan pagi pukul 07.00, peserta Check Out dan kembali ke Magelang. Makan siang di perjalanan dan malam hari tiba di Magelang, Sampai jumpa pada acara berikutnya bersama Petik Wisata. (mp-ms)

Harga Paket Per Peserta

TUJUAN

HOTEL / PENGINAPAN

HARGA

Magelang – Jakarta – Puncak Bogor
Ø2 Wisma Pencak Silat setara
Ø Wisma Nisita atau setara
Rp. 775.000

Harga Paket Sudah Termasuk
Bis Pariwisata AC
Hotel / Penginapan untuk setiap kamar dapat ditempati 4 siswa
Makan & minum sesuai program ( mp–ms–mm).
Parkir, tol, retribusi daerah.
Obat – Obatan ( P3K ).
Tempat wisata masih tentative / bisa berubah
Tip’s supir – Tip’s Pemandu Wisata ( Guide ).
Minimal 50 orang
Free of Charge 2 orang guru pendamping untuk setiap 1 bis isi 55 seat

Harga Paket Study Wisata Belum Termasuk
Makan & minum diluar program.
Pemakaian fasilitas telephone ( kecuali room to room ).
Laundry ( cuci pakaian di hotel ), Minibar, Room service.
Tur tambahan di luar program dan kelebihan hari.
Tata Tertib Siswa
Peserta kumpul di lokasi pemberangkatan Pukul 14.30.
Setiap peserta dilarang meninggalkan rombongan tanpa seijin guru pendamping/panitia.
Setiap siswa dilarang membawa senjata tajam, rokok, minuman keras dan psikotropika/Napza.
Panitia tidak bertanggung jawab atas kehilangan barang – barang milik pribadi (uang, HP, perhiasan dll).
Peserta dilarang membawa perhiasan yang berlebihan.
Setiap peserta wajib mengikuti rangkaian kegiatan karya wisata.
Setiap peserta wajib menjaga kebersamaan, ketenangan dan keselamatan bersama.
Setiap peserta wajib menyediakan sendiri obat-obatan dan keperluan yang bersifat pribadi.
Sebelum dan sesudah perjalanan karya wisata, marilah kita bersama-sama berdoa dan memohon kepada Tuhan Sang Pencipta agar berkenan senantiasa melindungi kita semua.

Jakarta, 22 Maret 2009

Panitia





komponen dan fungsi sistem AC

7 03 2009

Komponen – Komponen ( Spare Part / Onderdil ) Utama AC Mobil meliputi :

Kompresor ( compresor ) http://www.flickr.com/photos/26957683@N00/127532191/
Berfungsi memberikan tekanan pada zat pendingin ( refrigerants ) agar bersikulasi pada sistem. Kompresor ada dua jenis yaitu jenis rotari (gerakan rotor di dalam stator kompresor akan menghisap dan menekan zat pendingin ) dan torak ( untuk menghisap dan menekan zat pendingin dilakukan oleh gerakan torak di dalam silinder kompresor ). Agar kinerja kompresor tidak terlalu membebani mesin dan lebih awet maka dipasangi alat bernama pressure swicth untuk mengatur secara otomatis jalannya kompresor.
Menurut http://www.ict.pontianak.go.id/interaktif/MISAM/Ch1/17/index.html
Keuntungan kompresor rotari :
Karena setiap putaran menghasilkan langkah – langkah hisap dan tekan secara bersamaan, maka momen putar lebih merata akibatnya getaran/kejutan lebih kecil.
Ukuran dimensinya dapat dibuat lebih kecil & menghemat tempat.
Kerugian :
Sampai saat ini hanya dipakai untuk sistem AC yang kecil saja sebab pada volume yang besar, rumah dan rotornya harus besar pula dan kipas pada rotor tidak cukup kuat menahan gesekan.
Merk kompresor AC mobil yang ada di pasaran Indonesia yang populer Denso dan Sanden. Harga kompresor ac mobil berkisar Rp. 1 jt hingga 4 jt. Rata – rata harga baru kompresor AC mobil merk Denso untuk Toyota Kijang Kapsul yaitu Rp. 1,5 jt, Innova Rp. 2 jt, Avanza Rp. 1,9 jt, Isuzu Panther dari 1,6 jt ( panther kapsul ) hingga 2 jt ( panther lama ), Suzuki Carry Futura Rp. 2jt, Daihatsu Zebra 1,9 jt, Xenia ( 1.0 )Rp. 2,1 jt, Terios Rp. 2jt, Mitsubishi Kuda Rp. 1,7 jt.

Kondensor / Kondensator ( condenser )
Berfungsi mendinginkan atau memperkecil kalor zat pendingin yang telah diberi tekanan oleh kompresor. Pada saat diberi tekanan kompresor suhu zat pendingin menjadi panas, setelah melewati kondensor menjadi dingin dan berubah jadi cair. Merk kondensor di pasaran antara lain Denso, IMT Yaruki, Paco. Harganya mulai Rp. 400rb hingga 1,5 jt tergantung merk dan jenis kendaraannya.

Receiver Dryer / Drier
Berfungsi menyerap atau mengeringkan uap air sebagai efek pendinginan zat pendingin dari kondensor. Harga receiver dryer berkisar dari Rp. 150 rb hingga Rp. 400 rb.

Katup Ekspansi ( expansion valve )
Berfungsi menurunkan tekanan zat pendingin dari kondensor sebelum masuk ke evaporator, tujuannya agar zat pendingin berfungsi optimal menyerap panas di sekitar evaporator. Bentuk ekspansi ada yang kotak dan kapiler. Hati – hati jangan sembarangan gonta – ganti atau mencampur jenis zat pendingin, sesuaikan dengan spesifikasi AC anda agar sistem terhindar dari kerusakan mengingat karakter zat pendingin berbeda – beda. Harganya hampir sama dengan receiver dryer.

Evaporator
Berfungsi mengambil panas zat pendingin agar menjadi lebih dingin serta merubahnya menjadi gas. Sepintas mirip kondensor cuma evaporator lebih banyak mengambil panas dibandingkan kondensor. Evaporator diletakkan dalam dashboard mobil dan dilengkapi motor blower atau kipas peniup untuk menghembuskan udara dingin ke dalam kabin mobil. Agar udara yang ditiup bersih maka diperlukan filter untuk menyaring kotoran yang ikut tertiup blower. Harga evaporator mulai Rp. 500 rb hingga 1 jt. Setelah zat pendingin melewati evaporator lalu kembali ke kompresor.

Zat Pendingin ( Refigerant )
Dahulu yang umum dipakai adalah freon jenis R – 12 namun karena merusak lapisan ozon maka diganti dengan jenis R 134a yang ramah lingkungan. Namun perlu diketahui AC yang didesain menggunakan zat pendingin R – 12 tidak boleh begitu saja dicampur atau full diganti R 134a tanpa mengganti beberapa sparepart sistem AC dan jenis oli kompresor. Hal ini mengingat molekul R 134a lebih kecil dari R – 12. Kalau anda memaksakan mencampur tanpa mengganti spare part dan oli kompresor maka dipastikan kompresor macet / rusak serta sering freon habis karena bocor. Oli kompresor R – 12 adalah ND-OIL6 (mineral oil) atau ND-OIL7 sedangkan Oli kompresor R134a adalah ND-OIL8 (synthetic oil) atau ND-OIL9.

Berikut hal – hal yang perlu dilakukan untuk pindah dari R – 12 ke R 134a
Sparepart yang perlu diganti agar sistem R – 12 bisa diganti R134a yaitu : ( http://saft7.com/index.php?p=167 )
Seal / Penyekat/ O-Ring
Pada sistem AC R12, digunakan NBR(Nitrile Butadiene Rubber) sebagai bahan dasar penyekat/seal termasuk O-Ring, Lip-Seal pada kompresor dan selang-selangnya.
Sialnya, NBR ini larut dengan freon R134a karena akan mengembang dan membusa!
Sistem R134a menggunakan RBR (Rubber in Behalf of R134a), jadi bisa dibilang karet sealer khusus R134a.
Secara fisik O-Ring untuk R134a lebih tebal (gemuk) ketimbang R12.
Hose / Selang Tekanan Tinggi dan Rendah
Sampai saat ini selang tekanan tinggi dan rendah menggunakan NBR. Artinya jika tetap digunakan untuk sistem R134a akan menyebabkan freon bocor!
Jadi.. selang harus disesuaikan dengan sistem R134a.
Dryer-Receiver
Sampai sekarang isi dryer-receiver menggunakan Silica-Gel untuk menghilangkan uap air, sehingga untuk R134a dibutuhkan lebih banyak Silica-Gel. Untuk memisahkan air pada R134a digunakan Zeolite untuk menggantikan Silica-Gel.
Sistem Sambungan Pipa/Selang
Sistem penyekatan pada sambungan selang/pipa pun berbeda antara sistem R12 dengan R134a.
Hingga perubahan pada katup/socket pengisian freon pun berubah.
Magnetic Clutch
Tekanan pada suhu tinggi R134a lebih tinggi dari R12, sehingga kompresor butuh tenaga lebih besar untuk mengkompresi freon. Jelas akhirnya butuh model Magnetic Clutch yang berdaya kerja lebih baik dan kuat, selain itu rotor dan bearing pun dibuat spek yang lebih baik dari sistem sebelumnya.
Kalau magnetic clutch tidak disesuaikan… jelas sistem tidak akan bekerja dengan baik.
Condenser
Pada sistem R134a, tekanan pada sisi tekanan tinggi lebih besar ketimbang R12, sehingga terlihat perubahan bentuk pada fin yang dibuat lebih rapat dengan tube yang lebih tipis/ramping agar dapat melepas radiasi panas lebih baik.
Pressure Switch
Dari hal-hal di atas sudah terlihat bahwa tekanan dalam sistem R134a lebih besar dari R12, tentunya Pressure Switch yang dipakai untuk ON/OFF kompresor perlu berubah juga.
Expansion Valve dan Evaporator Pressure Regulator (EPR)
Akibat tekanan yang lebih tinggi maka bukaan klep pada expansion valve dan EPR juga disesuaikan sehingga kapasitas pendinginannya sama dengan R12.

Untunglah sekarang ada Musi Cool refigerant buatan Pertamina yang lebih ramah lingkungan dan cocok mnggantikan sistem R – 12 maupun R – 134a tanpa perlu mngganti sparepart.





hallo man……………..

27 02 2009

disini saya akan mengupas tentang musik reggae.di indonesia ini musik reggae seperti di anak tirikan,banyak masyarakat belum mengenal apa itu musik reggae.padahal musik reggae adalah sebuah soul yang sarat dengan unsur kedamaian,dan persahabatan,tanpa memandang status ekonomi,sosial,agama,dan komunitas.di indonesia sendiri ada musisi musik reggae yang bernama mas tonny.perjuangan beliau sangatlah keras di dunia reggae.pokoknya salut banget buat mas tonny……