18 06 2009

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM AC

”Kompresor Tipe Wankel”

Disusun oleh  :

Lukman Faisal                       (06509134064/M)

Dyan Wahyudi                       (06509131023/M)

Arif Wahyudiyanto                 (06509134028/M)

Jumarwan                               (0550913/M)

JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2009

Kompresor Tipe Wankel

A. Kompetensi :

Setelah melaksanakan praktek mahasiswa di harapkan dapat :

  1. Membongkar dan memasang kembali unit kompresor tipe wankel
  2. Mengetahui konstruksi dan cara kerja unit kompresor tipe wankel.
  3. Mengetahui konstruksi dan cara kerja kopling magnet.
  4. Menggambar sket unit kompresor tipe wankel

B. Dasar Teori

AC merupakan alat yang mampu mengkondisikan suhu udara suatu ruangan  sesuai keinginan pemakai  ruangan. AC di bagi menjadi dua  yaitu heater dan cooler. Heater merupakan alat yang menghangatkan ruangan sesuai dengan keinginan si pemakai, biasanya digunakan pada daerah  yang temperaturnya dingin. Sedangkan cooler merupakan alat yang mendinginkan ruangan sesuai dengan kenyamanan suhu segar manusia. biasanya digunakan untuk daerah yang bertemperatur tinggi.

C. Data Praktek

– Gambar komponen

Gb. Kompresor tipe wankel

Gb. Stator                                                        Gb. Cover belakang

Gb. Pengunci katup                                                             Gb. Rotor

–         Kondisi komponen

Jika dilihat secara fisik kondisi komponen kompresor tipe wankel masih baik tetapi setelah dilakukan pengamatan dan pembongkaran ada beberapa komponen yang sudah tidak ada didalam kompresor tsb diantaranya pressure plate dan komponen kopling magnet sudah tidak utuh.

D.  Analisa dan Pembahasan

– Fungsi komponen

Kompresor tipe wankel adalah kompresor yang bekerja dengan menggunakan rotor berbntuk segitiga sebagai media kompresi dan struktur ruang yang memungkinkan terjadinya pengompresian. Pada drive shaft terdapat dua bandul penyeimbang putaran .pada kompresor tipe wankel terdapat dua katup tekan dan ruang penampung refrigerant

–   Analisis kondisi komponen

Setelah di lakukan pembongkaran dan analisa, ada beberapa komponen yang sudah tidak ada di dalamnya antara lain :

  1. Ring perapat hilang.
  2. Bearing sudah kocak.
  3. Katub buang sudah tidak berfungsi
  4. kondisi komponen sudah berkarat.
  5. kondisi komponen magnet sudah tidak utuh.

– Cara kerja kompresor tipe wankel

Refrijerant atau fluida masuk ke kompresor melalui lubang S (Suction) menuju ke balance .Rotor yang berputar sehingga balance ikut berputar,secara otomatis lubang yang tertutup oleh balance akan terbuka dan fluida pun masuk melalui lubang menuju stator yang disebabkan oleh isapan rotor.Kemudian setelah rotor menghisap,rotor menekan fluida sambil menutup lubang masuk pada stator.Fluida yang ditekan oleh rotor  masuk ke katub buang,kemudian katub buang mengeluarkan fluda lewat saluran D (Dissuction).

E. Kesimpulan

– Dalam satu putaran poros eksentrik menghasilkan dua langkah isap dan dua langkah   tekan.

–  Perbandingan putaran poros eksentrik dengan drive shaft adalah 1:2.

–  Satu kali putaran poros eksentrik mnghasilkan dua kali gaya tekan.

DAFTAR PUSTAKA

TOYOTA-ASTRA MOTOR (1995). New Step 2 Training manual Jakarta: Toyota Astra Motor


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: